Senin, 15 Februari 2010

Jangan Panik dengan Tes Masuk SD


JAKARTA, KOMPAS.com - Dulu, masuk ke Sekolah Dasar (SD) tidak perlu pakai tes. Asalkan cukup umur, 6-7 tahun, anak bisa masuk SD, baik di sekolah negeri atau swasta. Sekarang, umur saja tidak cukup. Mau masuk SD, anak harus dites dulu. Sudah bisa baca belum? Kenal huruf enggak? Sudah pandai menghitung sampai berapa?

Maria, seorang guru TK internasional dengan pengalaman mengajar 10 tahun, memahami betul dilema adanya tes masuk SD ini. "Intinya, semua anak berhak mendapat pendidikan. Kalau pun anak itu kurang pintar, apa malah dia tak boleh sekolah?" tuturnya pada Kompas.com, Jumat (12/2/2010).

Ia mengatakan, sebenarnya lain sekolah bisa lain kebijakan. Tetapi kebanyakan sekolah berstandar internasional atau nasional plus kini sudah memberlakukan tes baca-tulis-hitung (calistung) pada anak-anak sebelum dibukanya penerimaan murid. Memang, lanjut dia, ada sekolah yang sekedar ingin tahu kemampuan anak. Pun, karena kapasitas kelasnya besar, anak kemungkinan besar diterima, kecuali ada keterbelakangan mental maka itu lain soal lagi.

"Yang penting orang tua jangan negative thinking saja," pesan Maria, agar orang tua tidak menjadi terlalu cemas anaknya ketinggalan.

Toh, kata dia, makin banyak murid pendapatan sekolah juga semakin lancar. Namun dia juga mengakui, ada sekolah yang lebih ketat penerimaannya, entah karena keterbatasan kapasitas atau alasan lainnya. Namun, karena orang tua panik dan mengira anaknya harus sudah bisa calistung maka, pihak guru pun panik.

"Kita juga sebagai guru ikut tertekan. Kalau anaknya belum bisa kita yang dipersalahkan, dan si anak juga jadi stres karena merasa tak bisa," keluh Maria.

Etis, seorang supervisor sekolah TK dan SD di kawasan Kelapa Gading, menyatakan bahwa di sekolahnya memang untuk masuk SD ada tes baca tulis. "Tapi sifatnya lebih untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan si anak, dan bagaimana membantu mengatasi kelemahan yang ada," ujarnya.

"Ya, orang tua juga dijelaskan tentang ini," jawabnya tentang orang tua juga diberi penjelasan yang cukup agar tidak panik.

Roslina Verauli, psikolog anak, mengenai tes masuk SD ini ikut memberikan tanggapannya. Roslina mengaku suka dengan adanya ujian. Hanya, kata dia, yang diujikan semestinya bukanlah materi akademis atau calistung, melainkan tes kemampuan dan konsep dasar.

"Ada kekeliruan, orang merasa anak harus bisa calistung untuk masuk SD," tambahnya.

Untuk itu, Roslina menyarankan agar ada persamaan persepsi dulu di masyarakat, baik antara pihak sekolah, pengajar, dan orang tua agar tidak terjadi kekhawatiran yang ujung-ujungnya menekan si anak.

Sumber Asli: klik di sini

Minggu, 14 Februari 2010

Apa Hebatnya Cinta?


KOMPAS.com - Anda bisa punya definisi sendiri tentang apa itu cinta. Atau tak perlu mendefinisikan, cukup merasakannya saja. Ada punya sejumlah catatan tentang bagaimana cinta bisa menjadi kekuatan. Bisa jadi Anda pun pernah merasakan satu di antaranya. Jika saat ini butuh kata-kata cinta untuk Anda tuliskan di kartu ucapan kasih sayang untuk si dia, bolehlah menconteknya.

Memaafkan

Kejadian terburuk apapun yang pernah terjadi pada Anda tak bisa semudah itu dilupakan. Namun, Anda bisa memaafkan diri sendiri atau orang lain. Itu karena Anda memenuhi hati dan pikiran dengan cinta.

Belajar mengenal orang lain

Begitu memulai obrolan dengan orang lain, Anda bisa memulainya dengan bertanya apa yang disenanginya, makanan apa yang disukai, apa yang paling disenangi dari tempat tinggalnya, juga apa musik kesukaannya. Menyenangkan mendengar apa yang dicintai orang dalam hidupnya. Anda bisa menemukan bagaimana sinar wajahnya dan semangat yang terpancar dari seseorang saat mengungkapkan apa yang mereka cintai. Dengan cara ini, Anda pun bisa belajar mengenal orang lain, dengan cinta.

Energi positif

Perasaan cinta yang ditumbuhkan dalam diri seseorang menjadi energi positif yang akan selalu menarik energi kebaikan dengan caranya. Anda tak perlu bersusah-payah mendapatkannya, karena cinta punya caranya sendiri untuk mencari Anda.

Tak terkalahkan
Cinta selalu menang, namun bukan berarti memenangkan segalanya.. Saat Anda mulai tak percaya keajaiban atau energi positif cinta dengan bersumpah tak akan menikah, tak lama Anda akan menemukan pasangan jiwa dan berbahagia dengannya. Cinta menang atas keraguan Anda. Kemudian Anda berpikir dengan logika, dengan kondisi ekonomi yang semakin mahal Anda tak ingin memiliki anak. Namun, lahirlah dua atau tiga anak dari pernikahan Anda yang bahagia. Keturunan Anda melengkapi keluarga, menjadi hadiah luar biasa dalam kehidupan pernikahan. Sekali lagi, cinta tak pernah kalah, dia menunjukkan kekuatan meski Anda selalu meragukannya.

Belajar menerima pasangan

Seberapa tinggi standar Anda untuk pasangan? Ukurlah berapa besar kemudian kadar keterpurukan dalam hubungan berpasangan, lantaran standar itu tak juga terpenuhi karena Anda cenderung menuntut dan bukan membimbing. Cinta menunjukkan caranya, membuat Anda lebih bahagia dengan belajar menerima dan atau mengajarkan pasangan dengan kasih sayang. Cinta membuat Anda dan pasangan bertumbuh dan berkeinginan untuk saling memahami kebutuhan.

Begitu dekat dengan Anda

Cinta tak pernah jauh dari hidup Anda, jika saja Anda membuka diri. Bisa jadi Anda mengidamkan pria sempurna sepanjang hidup, padahal orang tersebut sebenarnya ada di sekitar Anda. Bisa jadi dia adalah pasangan Anda saat ini. Atau, orang terdekat yang selama ini Anda acuhkan. Lalu beberapa tahun kemudian baru Anda sadari dia selalu ada untuk Anda, dan hati terdalam mengiyakan, Anda mencintainya.

Tumbuh menguatkan

Anda takkan sudi menukarkan intimasi, kepercayaan, ikatan kuat, kenyamanan, yang Anda temukan bersama sepanjang perjalanan dengan pasangan selama puluhan tahun. Cinta yang tumbuh dengan kebutuhan untuk saling belajar membuat Anda terbawa semakin dalam. Membuat hidup lebih baik, dan maknanya lebih dari sekadar perasaan jatuh cinta.

Mengalahkan ketakutan

Cinta bisa mengalahkan ketakutan. Ketika Anda merasa tak sanggup mengasuh anak sendirian, karena dengan cinta berpasangan, Anda meyakini suami akan selalu ada untuk mengatasi segala masalah bersama. Kekhawatiran sakit berubah menjadi ketenangan karena pasangan Anda akan merawat kapan pun Anda membutuhkan. Cinta yang bertumbuh dalam pasangan mampu mengalahkan berbagai ketakutan.

Sederhana dan menyenangkan

Cinta bisa ditemukan dari hal terkecil atau paling sederhana dalam keseharian Anda. Dari bantuan sederhana di dapur usai makan malam. Siulan suami saat menikmati waktunya di kamar mandi. Kecupan kecil dari putri Anda usai membacakannya buku cerita. Senyum puas anak Anda saat berhasil memenangkan pertandingan di sekolahnya. Dari keseharian yang berjalan sepanjang hidup, terbentuk ikatan kuat yang menyatukan Anda.

Atau Anda punya catatan kecil di rumah, yang menguatkan cinta kepada pasangan, anak, keluarga atau kehidupan saat ini? Tafsirkan sekehendak Anda, asal Anda berbahagia dengannya.

Sumber Asli: klik di sini

Kamis, 11 Februari 2010

Memperkenalkan Bisnis Makanan


KOMPAS.com - Berbahagialah Anda yang memiliki keahlian memasak. Ketika Anda berniat untuk mendapatkan penghasilan tambahan, hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah menjual kemampuan Anda mengolah makanan ini. Anda bisa mengajar memasak, sekaligus menjual hasil masakan Anda.

Meskipun demikian, agar kue-kue atau masakan Anda tampak "menjual", Anda harus punya kemampuan untuk membuat tampilan dan rasa yang juara. Yeni Ismayani, food stylist dan praktisi kuliner, berbagi tips untuk mulai membangun bisnis makanan untuk Anda.

1. Jangan takut dicela
''Ih... pasti enggak enak. Dari tampilannya saja saya enggak selera,'' tutur Yeni menirukan orang yang membatalkan niatnya membeli makanan karena tak tertarik tampilannya. Seseorang yang patah arang mendengar komentar ini biasanya akan langsung marah, atau mengurungkan niat untuk berbisnis. Padahal komentar semacam ini merupakan salah satu ujian, karena tidak semua orang mau mencicipi kue yang belum pernah didengar namanya.

2. Manfaatkan foto dan internet
Bisnis lewat internet paling banyak mendapatkan untung. Bukan saja mempermudah mencari pelanggan, namun juga bisa menampilkan secara real (visual) apa yang kita jual. Terlebih jika Anda memuat juga video tentang pembuatannya, atau kursus membuat kue yang Anda punya. Tidak bisa dipungkiri bahwa visual amat berpengaruh dalam promosi.

3. Gunakan jejaring
Manfaatkan teman-teman lama yang memiliki bisnis. Misal teman yang memiliki bisnis toko kue dan roti, restoran, ataupun kolega Anda yang memang bersedia ikut menjual atau mempromosikan makanan buatan Anda.

4. Kreatif dan imaginatif
Daya kreasi dan imaginasi amat dibutuhkan saat akan membangun bisnis ini, karena bisnis ini membutuhkan pergerakan yang cepat. Bayangkan kalau Anda hanya menawarkan kue yang itu-itu saja. Semua harus dikembangkan dan diperkaya.

"Misalnya dulu orang lain menyajikan nasi goreng spesial. Tapi kok, tidak ada bawang bombay-nya? Atau, kok, sausnya terasa biasa saja? Saya lantas menambahkan bawang bombay dan saus yang punya cita rasa berbeda, misalnya saus bangkok," ujar Yeni mencontohkan.

5. Promosi dan ekspansi dari mulut ke mulut
Jangan langsung berharap bisnis menghasilkan untung yang besar-besaran. Mendapatkan pesanan untuk suatu event atau perayaan tertentu mungkin mendatangkan untung yang besar. Namun hal itu tentu hanya bersifat sementara. Fokuskan tujuan Anda untuk mendapatkan pelanggan setia. Sesekali beri potongan diskon, atau bonus khusus sebagai gimmick-nya.

6. Kualitas dan food tester
Jaga selalu kualitas. Mulai dari rasa, kebersihan, penyajian, hingga memberikan food tester. Jangan membedakan rasa pada makanan yang berupa tester dengan item yang dijual. Sebab sekali pelanggan kecewa dengan perbedaan rasanya, mereka tidak akan kembali lagi. Akan lebih baik lagi jika Anda memberikan layanan purna jual.

7. Ikutan klub dan pameran
Bila Anda melihat iklan seminar bisnis atau pameran bisnis, jangan ragu untuk segera mendaftar. Jangan meremehkan kekuatan yang bisa ditimbulkan lewat cara ini. Anda akan menemui orang-orang yang sudah berpengalaman dalam berwirausaha, yang tentunya akan dengan senang hati menceritakan kesalahan-kesalahan yang pernah mereka buat. Dari situ, Anda akan banyak belajar.

8. Banyak membaca buku dan belajar dari orang lain
Cari referensi untuk menggali ide. Tetapi ingat, bukan mencontek kreasi orang lain, lho. Anda pasti tidak akan dihormati.

9. Mencari tahu kesukaan pasar dan buat tema
Update terus apa yang sedang tren di pasaran. Misalnya, apa keinginan pasar dan apa yang diinginkan oleh pelanggan.

10. Ciptakan nama atau merek yang mudah diingat
Jangan menggunakan nama yang sulit diingat, apalagi dalam bahasa Inggris atau bahasa asing lain. Selain itu, cari nama yang mewakili karakter bisnis Anda. Misalnya Anda berjualan jajanan pasar, dan nama Anda Michelle. Enggak pas kan, kalau nama toko Anda "Jajan Pasar Michelle"? Memang tidak dilarang, namun kurang pas.

Sumber Asli: klik di sini


Masukkan Code ini K1-B9AEYD-C
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
 

Copyright © 2009 Fresh Themes Gallery | NdyTeeN. All Rights Reserved. Powered by Blogger and Distributed by Blogtemplate4u .